News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Badan dan Sayap PDI Perjuangan Indramayu Siap Amankan Keputusan Partai Terkait Pergantian Ketua F-PDIP

Badan dan Sayap PDI Perjuangan Indramayu Siap Amankan Keputusan Partai Terkait Pergantian Ketua F-PDIP

 


INDRAMAYU - Dinamika politik menyikapi perkembangan pasca pergantian Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu pada agenda Rapat Paripurna DPRD, Senin 20 September 2021 kemarin, mendapat perhatian serius ketua ketua badan dan sayap  partai untuk menyatakan sikap dan dukungan kepada DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, Sahali saat menerima kunjungan ketua - ketua Badan dan Sayap Partai di Sekretariat DPC Jalan Pahlawan, Indramayu, Kamis,(23/9/2021).

"Hari ini ketua ketua Badan dan Sayap Partai memberikan dukungan sikap untuk DPC PDI Perjuangan terkait pergantian Ketua Fraksi DPRD dan membaca dinamika yang terjadi,"katanya dalam rilis yang diterima awak media. 

Menurutnya, Badan dan Sayap Partai mendukung serta siap mengamankan keputusan DPC Partai nomor 016/KPTS/DPC-09/IX/2021 tentang reposisi komposisi fraksi DPRD Kabupaten Indramayu. 

Dalam pernyataannya, Ketua Badan dan Sayap Partai  berharap Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Indramayu dibawah kepempinan Tarmudi Atmaja sebagai ketua dan Anggi Nopiah sebagai sekretaris akan menjadi lebih baik dari 

sebelumnya, terbuka bagi seluruh komponen partai dan aspiratif terhadap kepentingan rakyat, bukan mendahulukan kepentingan pribadi dan keluarganya, serta bersama sama komponen partai lainya mengamankan seluruh perintah perintah partai dan mengamankan visi misi bupati dalam mewujudkan “ Indramayu Bermartabat “. 

Sahali menegaskan, melihat opini yang sengaja dikembangkan terkait alasan pergantian ketua Fraksi merupakan tindakan arogansi dari DPC dan DPD Partai dengan alasan karena H Abdul Rohman membela bupati dan menolak untuk mencabut dukungan kepada bupati, merupakan opini 

tidak berdasar, fiktif dan menyesatkan, opini itu sengaja dibentuk untuk membenturkan struktrural partai di DPC dan DPD dengan Bupati sebagai petugas partai di lembaga eksekutif. 

"Dan secara politik opini ini jelas merugikan Partai dan Bupati sebagai satu kesatuan dari tiga pilar Partai," katanya menjelaskan pernyataan sikap. 

Dengan beredarnya ancaman fisik, ancaman isyu primordial dan rasisme terhadap pengurus DPC PDI Perjuangan yang dilakukan kader partai lain sebagai akibat dari kebijakan DPC Partai mereposisi 

komposisi fraksi, maka Badan dan Sayap Partai dengan segala hormat dan demi terbangunya soliditas partai, meminta kepada DPC dan DPD Partai serta DPP Partai untuk menertibkan kader partai yang sudah melenceng dari sikap dan watak ideologi partai, dimana hanya mementingkan posisi dan jabatan diatas kepentingan menyuburkan ideologi partai dalam menjalankan tugasnya. 

"Pernyataan Badan dan Sayap Partai ini sebagai jawaban atas opini yang saat ini menyesatkan dan mereka meminta Partai untuk melakukan langkah organisasi,"terang Ketua DPC BMI Indramayu meneruskan Pernyataan Badan dan Sayap Partai. 

Seperti diketahui, pernyataan sikap Badan dan Sayap Partai disampaikan menyikapi pernyataan Anggota Fraksi PDI Perjuangan, Abdul Rohman  yang berencana akan membongkar dugaan adanya politik tidak sehat yang dimainkan oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Propinsi Jawa Barat pasca kader PDIP, Nina Agustina menang hasil Pilkada 2020 sebagai Bupati Indramayu. Padahal opini tersebut dilontarkan kepada awak media tanpa didukung dengan fakta - fakta dan bukti. 

Dalam paparan yang ditulis Jurnas.com, Rohman menyebutkan sinyal politik tidak sehat tersebut  pasca kemenangan Pilkada tersebut, diduga ada niatan untuk menjadikan Bupati Indramayu sebagai "mesin ATM" atau dijadikan bupati boneka mengatasnamakan pribadi pimpinan partai, untuk memuluskan ambisi politiknya pada 2024 mendatang di Jawa Barat. 

"Pergantian mendadak ini saya cium ada pengkondisian dari oknum pimpinan Partai, karena saya menolak instruksi cabut dukungan ke bupati, karena ada modus yang ingin menjadikan Bupati Indramayu jadi mesin ATM untuk kepentingan politik pribadi di 2024," ungkap Rohman seperti dilansir Jurnas.com baru baru ini. 

Rohman juga menyentil posisi ketua DPC PDIP yang menjabat ketua KONI Indramayu, pasalnya ia disuruh membela padahal melanggar peraturan dan undang-undang karena rangkap jabatan publik. Sehingga ia menolak instruksi itu karena dinilai menciderai kebijakan yang bupati pimpin dan juga partai PDI Perjuangan sebagai pengusung bupati. 

Sementara itu, ketua - ketua  Badan dan Sayap Partai yang sudah memberikan dukungan dan pernyataan sikap kepada DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu diantaranya : 

1). Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEKA) Kepala Badan Bp. Ade Harahap.

2). Badan Pendidikan dan Pelatihan Cabang (BADIKLATCAB) Oni Masroni, S. ThI.

3). Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) M. Nasir, SH.

4). Badan Kebudayaan Nasional (BKN) sihabudin

5). Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) Ibnu Kholdun, SH.

6). Badan Pemenangan Pemilihan Umum (BP-PEMILU) Moh. Nurudin, SPd. (rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment