News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Pemdes Pelawangan Gelar Mapag Sri Sebagai Tradisi Ungkapan Rasa Syukur atas Hasil Panen Padi

Pemdes Pelawangan Gelar Mapag Sri Sebagai Tradisi Ungkapan Rasa Syukur atas Hasil Panen Padi

 


INDRAMAYU -  Tradisi Mapag Sri merupakan budaya peninggalan nenek moyang yang terus dilestarikan. Salah satunya oleh Pemerintah desa dan masyarakat desa Pelawangan kecamatan Bongas Kabupaten Indramayu, yang menggelar Mapag Sri, Minggu (15/5/2022). Pemdes Pelawangan yang kini dipimpin Kepala desa atau Kuwu  Safrudin, telah sukses melaksanakan tradisi  Mapag Sri, sebagai wujud rasa syukur para petani atas hasil panen padinya.

Menariknya, ritual Mapag Sri tahun ini, tetap dipenuhi dengan sajian tumpeng dari ratusan warga yang merupakan para petani. Selain itu, ditampilkan juga hiburan Wayang Kulit di blok Soge dengan cerita rakyat yang digemari warga.

Hadir pada acara Mapag Sri itu, Kuwu Safrudin beserta seperangkat pamong desanya, para  tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua Lembaga Desa dan lainnnya. Acara berlangsung lancar dan meriah.

Camat Bongas Rohaedi yang berhalangan hadir karena faktor kesibukan, minggu (15/5/2022),  saat dihubungi Kreator Jabar mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi positif kepada Pemdes dan warga Pelawangan yang sudah menggelar tradisi Mapag Sri usai masa panen.


"Mapag Sri ini,  merupakan tradisi tahunan yang rutin dilaksanakan petani dalam menyikapi panen padi. Ini bentuk rasa syukur petani kepada Allah SWT atas hasil pertanian," ujar Camat.

Camat Bongas, berharap kepada  para petani di Desa Pelawangan, bisa menerapkan pola tanam padi serentak di setiap musim tanam. Karena dengan pola tanam serentak bisa meminimalisir serangan penyakit atau hama padi, dan juga saya mendoakan agar para petani bisa menjalankan hidup hemat serta terus menjadi petani yang handal sebagai pahlawan ketahanan pangan.


Kuwu Desa Pelawangan,  Safrudin mengatakan kegiatan Mapag Sri, tahun ini berjalan lancar dan sukses.  "Ini tardisi tahunan, yang dilaksanakan sebagai ungkapan rasa bersyukur atas rizky yang diberikan Allah Swt kepada para petani dari hasil bumi atau panen padi. Kami pemerintahan Desa Pelawangan bersama Masyarakat Desa Pelawangan, akan terus melestarikan warisan tradisi atau budaya peninggalan nenek moyang kita terdahulu seperti, Tradisi Mapag Sri, tradisi Sedekah Bumi dan Tradisi Ngunjung," jelasnya. (Dewa)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.