News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ratusan Tumpeng Disajikan Petani Pada Acara Mapag Sri yang Diselenggarakan di Desa Karanglayung

Ratusan Tumpeng Disajikan Petani Pada Acara Mapag Sri yang Diselenggarakan di Desa Karanglayung

 


INDRAMAYU -  Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, atas rejeki yang didapat dari hasil panen padi,  Pemerintahan Desa Karanglayung kecamatan Sukra-Indramayu  dibawah kepemimpinan kepala desa/kuwu  H. Kasmana. SH  menggelar acara Mapag Sri, Sabtu (14/5/2022). Tradisi tahunan ini, digelar meriah, karena menyajikan pagelaran wayang kulit dari group seni "Karya Budaya". Menariknya, pada kegiatan Mapag Sri tahun ini, ada  ratusan Tumpeng dari para Petani yang  berasal dari 11 Rukun Tetangga (RT), BPD, Karang Taruna,  LPM,  BUMDes,  Pamong Desa, dan Mitrai Cai.

Hadir pada acara Mapag Sri itu, Camat Sukra Dadang Rusmanto, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda, serta ratusan warga. 

Dikatakan oleh Camat Dadang Rusyanto yang hadir langsung di acara itu, bahwa Mapag Sri yang dilaksanakan oleh Pemdes Karanglayung, merupakan agenda rutin tahunan. Tradisi dan budaya yang terus dilestarikan itu, merupakan ungkapan rasa syukur atas hasil pertanian kepada Tuhan.

 " Mapag Sri, Sedekah Bumi dan Ngunjung ini, merupakan Budaya atau tradisi peninggalan leluhur atau nenek moyang kita terdahulu yang sampai saat ini masih dilestarikan oleh masyarakat  Seperti yang saat ini sedang dilaksanakan oleh pemerintahan Desa Karanglayung, yaitu tradisi Mapag Sri. Ini merupakan acara ritual rasa bersyukur atas hasil panen padi yang didapat oleh para petani Desa Karanglayung. Kami selaku pemerintah kecamatan sukra sangat memberikan apresiasi kepada masyarakat petani Desa Karanglayung yang sudah antusias serta kompak dengan menyajikan ratusan tumpeng di acara Mapag Sri ini" ujar Camat Dadang.

Dikesempatan yang sama, Kuwu Desa Karanglayung H. Kasmana kepada Kreator Jabar mengatakan Mapag Sri merupakan tradisi peninggalan nenek moyang kita terdahulu yang dilaksanakan disetiap menyambut panen raya.  "Mapag Sri ini merupakan wujud syukur kepada Allah SWT atas hasil panen padi yang didapat oleh masyarakat  petani, khususnya Masyarakat petani Desa Karanglayung. Alhmdulillah acaranya lancar," jelas Kuwu Kasmana.


Dijelaskan juga oleh H. Kasmana, sektor pertanian yang ada di Desa Karanglayung, selama dua tahun mengalami hasil produksi padi yang tidak maksimal. Bahkan sering  gagal panen, karena serangan penyakit hama padi, seperti sundep dan hama tikus, dan lainnya.


"Alhamdulilah di musim panen tahun 2022 ini, berkat adanya upaya dan kekompakan tanam padi serentak, serta kegiatan pembasmian hama tikus atau gropyokan tikus yang di Suport oleh pihak PT. PJB UBJ OM PLTU Indramayu,  para petani desa karanglayung bisa mendapatkan hasil panen padi yang sedikit lumayan. Seperti luasan sawah satu bahu ada yang mengahsilkan panen padi 3,5 samapai 4 ton lebih," paparnya. (Dewa / Warlan)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.