News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

MENIMBANG H. SYAEFUDIN DAN PARTAI GOLKAR DALAM PETA PILKADA 2024.

MENIMBANG H. SYAEFUDIN DAN PARTAI GOLKAR DALAM PETA PILKADA 2024.

 


Oleh. : H. Adlan Daie

Pemerhati politik dan sosial keagamaan


Salah satu "underline" dan catatan penting dari kunjungan Agung Laksono, ketua dewan  pakar DPP Partai Golkar sekaligus salah satu anggota dewan pertimbangan presiden RI (Watimpres) ke DPD Partai Golkar Indramayu adalah bahwa Agung Laksana "merestui"  H. Syaefudin maju sebagai calon bupati dari Pattai Golkar dalam kontestasi pilkada Indramayu 2024.  H. Syaefudin sendiri menyatakan kesiapannya melaksanakan apapun perintah partai.  (ciayumajakuning pikiran rakyat, 31/7/2024).



Dalam teori pengantar politik Prof. Miriam Budiardjo "restu" Agung Laksono dalam kapasitas ketua dewan pakar DPP Partai Golkar relevans dengan fungsi aksesibilitas partai di mana H. Syaefudin dalam posisinya sebagai ketua DPD Partai Golkar Indramayu dengan jabatan politik ketua DPRD Indramayu tentu layak ditimbang menjadi calon bupati dari Partai Golkar dalam kontestasi pilkada 2024. Ia bukan kader "jenggot" yang menggantung ke atas melainkan berproses merangkak, mendaki dan melewati beragam tikungan jalan terjal dan curam hingga sampai pada posisi politiknya hari ini.


Itulah proses pematangan politik H. Syaefudin yang telah dilewatinya dan dalam derajat tertentu mewakili gestur politik Partai Golkar sebagai "melting pot party" di mana.ragam anasir politik dari anasir "kanan" hingga "kiri" tertampung di dalamnya tanpa resistensi keras dari sisi ideologi politik. Ia piawai bergaul dengan aneka segmentasi sosial - mengutip.varian Clifford Gertz -  mulai dari segmentasi sosial santri, abangan hinhga priyayi. Dari komunitas "kopiah hitam", para habaib bersorban putih hingga bergaul dengan anak anak muda berbaju "loreng".



Pertanyaan krusial sekaligus "sexi" bagaimana membaca peluang elektoral H. Syaefudin dalam kontestasi pilkada 2004? Bagaimana membaca komparasi trend elektoralnya berhadapan dengan Nina Daie Bahtiar, bupati petahana yang sudah dikibarkan dengan tagline "bupati dua periode" yang terpajang dalam sejumlah bahilo beberapa waktu lalu? Bagaimana pula membaca kemungkinan Lucky Hakim dengan "pesona" politiknya dan potensi munculnya kandidat dari PKB dengan daya topang basis terkuatnya secara "taken for granted" dari komunitas besar warga Nahdliyin?



Pertanyaan pertanyaan di atas terus terang sungguh terlalu dini dan rumit untuk dibaca varian varian kemungkinannya. Pasalnya secara simpel kontestasi pilkada Indramayu 2024 konfigurasinya kelak ditentukan pula oleh raihan kursi DPRD dalam pemilu legislatif (Pileg) bulan Pebruari 2024, yakni sembilan bulan sebelum pelaksanaan pilkada bulan November 2024. Sudah pasti desain koalisi.dan bargaining politiknya disandarkan salah satu nya pada raihan kursi di DPRD.



Sementara di sisi lain pileg sendiri masih menyisakan problem.yuridis akibat disahkannya UU tentang tiga provinsi baru di Papua dapat berimplikasi pada revisi UU Pemilu no. 7 tahun 2017 terkait penentuan jumlah kursi dan desain Dapil di tiga provinsi baru tersebut dan bisa "berimbas" pada perubahan sistem pemilu dari proporposal "terbuka" menjadi "tertutup" (hanya memilih gambar partai) sebagaimana selama ini diperjuangkan oleh PDIP, partai pemenang pemilu di DPR RI.



Inlah tantangan tidak sederhana bagi H. Saefudin sebagai ketua Partai Golkar, yakni bagaimana mempertahankan dominasi politik Partai Golkar di Indramayu pada pileg 2024. Bukan sekedar Partai Golkar tidak lagi menjadi rejim politik di Indramayu melainkan karena pileg bukan event politik lokal seperti pilkada. Pileg adalah event politik nasional bersifat kontestasi partai di mana spirit kolektif dan mata rantai kerja politik kader saling bergantung dengan trend elektoral partai secara nasional.



H. Syaefudin tentu memahami.tantangan politik di atas bahwa untuk melewatinya tidak ada jalan lain kecuali memiliki "kouta" rasa percaya diri secara terukur sebagaimana bait bait indah Ibnu Athoillah  Al Askandari mengajarkan bahwa untuk memenangkan masa depan pararel dengan sesuatu yang harus dipertaruhkan.  Mari kita tunggu.



Wassalam.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.