News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

LBH Ansor Indramayu Siap Advokasi Forum Guru Lulus Passing Grade (FGLPG) Demi Melanjutkan Perjuangan

LBH Ansor Indramayu Siap Advokasi Forum Guru Lulus Passing Grade (FGLPG) Demi Melanjutkan Perjuangan

 


INDRAMAYU - Forum Guru Lulus Passing Grade (FGLPG) PPPK/P3K Kabupaten Indramayu menyambangi kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kabupaten Indramayu, Sabtu (24/12). Mereka bermaksud untuk mendiskusikan segala regulasi terkait kebijakan daerah dan pusat terkait Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sekaligus mengajukan permohonan pendampingan hukum terhadap perjuangan FGLPG.

Ketua LBH Ansor Indramayu, Afif Rahman, menyambut baik kedatangan para pengurus FGLPG tersebut, pihaknya mengapresiasi perjuangan mereka, sebab hal tersebut menjadi bagian dari upaya perbaikan pendidikan terutama di sektor kesejahteraan tenaga pendidik.

"Sejak mereka menyuarakan aspirasinya secara terbuka beberapa waktu lalu, kami bersimpati terhadap perjuangan para guru ini, maka saat mereka datang ke kami, LBH Ansor menyambutnya dengan tangan terbuka," jelas Afif.

Afif Rahman, yang saat itu ditemani Abdul Kholiq selaku Ketua Divisi Advokasi dan Jaringan LBH Ansor Indramayu, menilai para guru yang tergabung dalam FGLPG ini merupakan tenaga kependidikan yang telah mengabdikan dirinya belasan tahun, bahkan ada yang puluhan tahun, hal ini seharusnya menjadi perhatian serius bagi seluruh stake holder yang terkait, guna memperhatikan  nasib mereka.

"Apa yang mereka perjuangkan adalah bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan dengan dukungan status kepegawaian yang jelas salah satunya PPPK," terangnya.

Sementara itu, Ketua FGLPG, Suharjo, merasa bersyukur jika ada yang menyambut baik perjuangan mereka. Sebab apa yang mereka perjuangkan tidak semata-mata hanya demi kepentingan pribadi, namun demi kepentingan pendidikan yang lebih luas.

"Kami bersyukur LBH Ansor bisa menyambut baik dan berdiskusi dengan kami terkait beragam regulasi yang mengatur soal PPPK. Besar harapan kami kedepan lebih banyak elemen yang mendukung gerak langkah para guru ini," ungkap Suharjo.

Suharjo, juga mengatakan, FGLPG sendiri merupakan para guru yang pernah mengikuti tes PPPK dan lulus passing grade yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN), namun karena ketiadaan formasi, akhirnya mereka tidak bisa diangkat untuk menjadi PPPK, yang mana pada eberapa waktu lalu FGLPG melakukan unjuk rasa agar Pemerintah Kabupaten Indramayu mengeluarkan kebijakan untuk menambah formasi PPPK, hal ini dilakukan agar jumlah guru lulus passing grade di Indramayu yang sejumlah 1.899 bisa masuk sebagai PPPK seluruhnya.

"Kami berharap 1.899 GLPG ini pada bulan Pebruari 2023 bisa mendapatkan SK PPPK," ujarnya.

Selain itu, lanjut Suharjo, perjuangan ini tidak terputus pada GLPG saja, akan tetapi diluar GLPG masih banyak tenaga pendidik yang statusnya masih honorer dan belum memiliki kesempatan untuk masuk Passing Grade, untuk itu forum ini akan berjuang pula bagi semua komponen guru sebagai bentuk kepedulian sesama tenaga pendidik agar mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik sehingga bisa mendorong tercapainya mutu pendidikan.

"FGLPG membuka ruang bagi tenaga pendidik lainnya yang saat ini masih berstatus honorer agar bersama-sama berjuang guna meningkatkan kesejahteraan, karena tidak dapat dipungkiri kesejahtetaan guru berbanding lurus dengan upaya pencapaian mutu pendidikan," pungkasnya. (dar).

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.