News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

MEMBACA RIDWAN KAMIL PASCA BERNAUNG DI POHON BERINGIN

MEMBACA RIDWAN KAMIL PASCA BERNAUNG DI POHON BERINGIN

 


Oleh. : H. Adlan Daie

Staf pengajar di pesantren Al Mukminien Indramayu Jawa Barat 


Akhirnya Ridwan  Kamil resmi bergabung menjadi kader partai Golkar pasca menerima kartu tanda anggota partai Golkar,. Ridwan Kamil diumumkan dan dikenakan jaket kuning secara langsung oleh ketua umum partai Golkar Airlangga Hartarto di kantor DPP Partai Golkar, Slipi Jakarta (Cnn, rabu 18/1/2023).

Sependek pengamatan penulis "gestur" politik Ridwan Kamil memang relatif lebih adaptif dan connected dengan ",gestur" poltik partai Golkar.  Ridwan Kamil  sosok politisi "nasionalis" dengan tampilan aksentuasi "keislaman" sangat kuat, berlatar belakang profesional, dan teknokrat.

Dalam konteks di atas itulah titik temu "chemistry" politik Ridwan Kamil dan partai Golkar, yakni partai yang bertumpu pada kekaryaan, "realisme pragmatis," profesional, teknokratis, dan bersifat "melting pot", tempat di mana  keragamaan ideologi politik "nyaman" bernaung dan berhimpun di bawah "pohon beringin" partai Golkar.

Dalam data survey lembaga survey "Poltracking" edisi 5 Desember 2022 ditemukan fakta dalam peta politik Jawa Barat Ridwan Kamil satu satunya tokoh politik Jawa Barat masuk dalam survey opini publik dengan tingkat elektoral 10%, di posisi ke empat dari dua puluh tokoh  politik yang diandaikan maju dalam bursa capres 2024. 

Ridwan Kamil juga mendapat apresiasi publik dengan tingkat elektoral tertinggi di Jawa Barat sebesar 27% "dipilih" dalam posisi sebagai "cawapres" dari dua puluh tokoh terpilih dalam list survey.

Sebagai Gubernur Jawa Barat dalam empat tahun kepemimpinannya berdasarkan hasil survey lembaga yang sama RIdwan Kamil memperoleh tingkat kepuasan publik sangat tinggi dari masyarakat Jawa Barat, yakni sebesar 81%.

Di sisi lain partai Golkar, tempat pilihan Ridwan Kamil bernaung di bawahnya - juga dari data survey di atas -  di Jawa Barat sebesar 14%, di posisi.kedua di Jawa Barat setelah PDI Perjuangan sebesar 15% (selisih 1%)  - dari 18 partai politik peserta pemilu 2024 dengan jumlah "undersided voters", pemilih yang belum menentukan pilihan sebesar 27%.

Deskripsi dan paparan tentang relasi politik Ridwan Kamil dan partai Golkar di atas dengan sedikit basis data survey keduanya di Jawa Barat dapat dibaca : 

Pertama,  Ridwan Kamil dapat menjadi mesin "vote getter" partai Golkar di Jawa Barat. Tingkat elektoral partai Golkar di Jawa Barat berdasarkan data survey di atas sangat  kompetitif dengan PDI Perjuangan. Dalam konteks ini partai Golkar berpotensi memenangkan pemilu 2024 di Jawa Barat  dengan effect  kekuatan popularitas dan elektabilitas Ridwan Kamil menjadi kader partai Golkar.

Kedua, Ridwan Kamil dapat diinjeksi dalam kandisasi minimal posisi "cawapres" dari partai Golkar untuk  bargaining dengan mitra koalisi partai lain. Akan tetapi dari sisi peluang Ridwan Kamil lebih tepat maju kembali dalam kontestasi pilgub Jawa Barat 2024. Tingkat popularitas dan kepuasaan publik terhadap Ridwan Kamil nyaris "tanpa tanding" di Jawa Barat kecuali kelak terjadi "turbulensi" politik tak terduga.

Ketiga, bergabungnya Ridwan Kamil dalam partai Golkar membuka ruang bagi Ridwan Kamil untuk lebih memperkuat basis elektoral politiknya di wilayah pedesaan di mana partai Golkar relatif kuat infrastruktur politiknya. Kekuatan elektoral Ridwan Kamil di basis perkotaan tidak "terkarantina" melainkan mendapatkan "insentif" elektoral baru di basis pedesaan bersama partai Golkar.

Pointnya, bergabungnya Ridwan Kamil ke partai Golkar keduanya sama sama memiliki ruang kemungkinan memperoleh "insentif" elektoral minimal di Jawa Barat sejauh keduanya mampu mendesain kelebihan masing masing dalam satu konstruksi penguatan elektoral politik dan menghindarkan kontraksi kontraksi politik yang menimbulkan kegaduhan tak berguna dan tidak produktif.

Akan tetapi di atas segala kemungkinan bacaan politik di atas tentu politik sebagaimana diktum Otto Van Bismohc tetaplah " the art off the posiblle", politik adalah seni mengelola kemungkinan karena itu kemungkinan apa kelak akan terjadi dalam dinamika relasi Ridwan Kamil dan partai Golkar mari kita tunggu dinamika politik selanjutnya.

Wassalam.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.